Jawa BaratNasionalNewsRagam

Melalui SMSI Kota Cirebon: Peduli Korban Bencana Sumatera, Best Host Live Pro Tiktok Asal Bandung Schatzi Memberikan Bantuan

CIREBON.- Cuaca ekstrem yang dipicu oleh badai siklon di ujung barat Indonesia membawa bencana banjir bandang dan tanah longsor parah di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh sejak akhir November hingga awal Desember ini.
Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus bertambah. Bencana yang baru saja melanda tiga provinsi tersebut mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia serta ribuan kehilangan tempat tinggal.
Akibatnya ribuan warga mengalami derita dan membutuhkan makanan, susu serta barang lainnya.
Hal ini menggugah perasaan Host live tiktok asal Bandung, Schatzi untuk memberikan bantuan.
Melalui Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon, Schatzi menyalurkan bantuan berupa sembako, susu, mie instan dan lainnya.
“Saya terketuk melihat saudara-saudara kita tertimpa bencana. Semoga bantuan dapat meringankan beban mereka,” ungkap Schatzi.
Awalnya ia ingin hadir dan melihat ke lokasi kejadian bencana. Namun ia mengurungkan niatnya, karena mendapat info akses ke lokasi sangat sulit dan ia tidak mau merepotkan tim SAR atau pihak terkait. Jadi ia memberikan bantuannya melalui komunitas wartawan yang ada di Kota Cirebon, serta pemerintah setempat. Karena Schatzi tidak ada akses ke lokasi apalagi posko bantuan di Medan.
Adanya aksi spontannya ini bukan maksud apa – apa, agar teman- teman lainnya tergerak hatinya untuk meringankan saudara kita di Sumatera.
“Dan untuk korban bencana alam semoga diberikan ketabahan atas musibah besar ini dan tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca yang terjadi di Negeri ini,” kata Schatzi melalui jaringan Handphone.
Sementara Ketua SMSI Kota Cirebon, Arif Rohidin mengatakan pihaknya merespon positif dengan aksi sosial yang dilakukan Schatzi.
“Beliau memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Semoga bantuan ini meringankan beban para korban bencana di Sumatera,” ujar Arif. (Yudi/SININDO)

Related Articles

Back to top button