Dua Warga Binaan Pidana Kasus Teroris Lapas Banceuy Bandung Ucap Ikrar Setia ke NKRI

Bandung, (SindikasiIndonesia.id) – Deklarasi janji setia NKRI oleh Dua orang Napiter di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, berlangsung khidmat, Kamis 12 Februari 2026.
Dua Napiter berinisial C dan D itu, dengan lantang membacakan butir – butir kesetiaan kepada NKRI dan mencium bendera Merah Putih.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani menyampaikan bahwa ikrar dua Napiter ini menjadi bukti nyata pelaksanaan pembinaan mental dan kemandirian di dalam Lapas, berjalan dengan optimal dengan berkolaborasi beberapa stakeholder.
Eris menambahkan ikrar setia NKRI ini dilaksanakan sebagai indikator menurunnya tingkat resiko Warga Binaan tindak pidana teroris.
“Deklarasi ini pun semakin mengukuhkan komitmen bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan khususnya jajaran Lapas Kelas IIA Banceuy, dalam menangani Warga Binaan Tipiter guna mencapai tujuan Pemasyarakatan serta meningkatkan kinerja agar dapat terus memberikan dampak positif kepada masyarakat termasuk Warga Binaan,”tandas Eris disela kegiatan Ikrar NKRI dua Napiter yang berlangsung di Gedung Universitas Teknologi Bandung.
Pada kegiatan ini dihadiri Kabid Yanbi Kanwil Ditjenpas Jabar Ishadi, Densus 88, TNI , POLRI, Kemenag Kota Bandung, Bapas Bandung dan Rektor UTB ( Universitas Teknologi Bandung ), Muhammad Naseer.
Usai kegiatan ikrar dua Napiter, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan PKS ( Perjanjian Kerja Sama ), antara Lapas Banceuy dengan Universitas Tekhnologi Bandung.
PKS itu dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan pendidikan jenjang Strata 1 bagi petugas dan Warga Binaan.
UTB memberikan beasiswa kepada 1 (satu) orang pegawai dan 1 (satu), orang Warga Binaan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kerjasama ini menekankan bahwa pendidikan sangatlah penting untuk memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Rektor UTB, M. Naseer didampingi Kalapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani.



